Catatan didalam sebuah gerbong

11:00:00 AM

      Desiran angin dingin yang terhembus lewat mesin air conditioner dalam gerbong ini menerpa wajahku. Hanya dingin yang tidak menyegarkan, namun mampu membuat suasana ini tetap nyaman.
Perjalanan Jember-Malang ini memang bukan perjalanan panjang, namun mampu membuat urat dan tulangku kaku, dan membosankan.

      Deru roda gerbong yang beradu dengan rel panjang mengusik hening, menciptakan kegaduhannya sendiri. Anak-anak kecil yang sejak datang dari stasiun sama denganku, telah tertidur pulas. Mungkin kelelahan telah berceloteh panjang lebar, menceritakan banyak hal pada penumpang yang tidak sengaja duduk didepannya. Aku hanya tersenyum tipis, dia yang tadi menemaniku via bbm telah pergi, mungkin sibuk lagi dengan rutinitasnya dan aku tak mempermasalahkan itu, aku hanya membaca novel ebook yang telah aku siapkan sejak kemarin untuk menemaniku sepanjang perjalanan ini.

     Pepohonan hilir mudik terekam lewat jendela disampingku, sedari tadi seperti itu dan aku jengah dengan ini. Kuteguk air untuk membersihkan racun-racun ditubuhku. Dan sekarang sepi, hening. Hanya ada berisik gesekan rel dan tangisan adik bayi yang pecah ditengah suasana. Semua lelah, dari anak kecil hingga yang sudah lansia. Rak-rak barang bawaan diatas kami penuh sesak. Semua berbondong-bondong menikmati libur akhir tahun ini, dan mungkin akan satu tujuan pemberhentian denganku. Kota Malang.

     Suara penjaja makan dan minuman hilir mudik menawarkan nasi goreng, popmie pun kopi. Aku tak tertarik satupun, amunisiku telah penuh tadi. Sekarang hanya butuh terpejam tanpa takut kelaparan.

     Kutangkupkan jaket menutupi wajahku, "berpura-pura tidur". Mencoba mengatupkan kedua kelopak mata, hanya ada warna hitam, namun otakku berputar melalangbuana memikirkan banyak hal. Abstrak dan bermacam-macam. Salah satunya muncul pertanyaan "bagaimana mengangkut barang sebanyak ini menuju sawojajar?" "Apa aku yang sekecil ini bisa membawa sebuah koper sedang, satu tas jinjing besar dan sebuah ransel" haha, semoga ada keajaiban nanti setibanya di stasiun malang . 😁

   Kusudahi cerita ini ya, sampai ketemu di Malang, sampai ketemu di Ngawi, dan sampai jumpa say goodbye 2014

Novel

Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah

2:55:00 PM


Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah

Akhirnya selesai juga menuntaskan kata-demi kata dalam novel ini terbaca sudah. 
awalnya kaget pas saya mendapat pinjaman buku ini, karena 'wow' tebal banget menurut saya. Hampir serupa dengan tebalnya novel harry poter yang sudah saya selesai baca hampir 4 Tahun yang lalu "Harry Potter And The Deathly Hallows"
Butuh waktu sekitar setengah bulan untuk selesai membaca novel ini, karena kesibukan Tugas Akhir (Project Work) yang sedang On Fire di bulan April kemarin. Sehingga novel ini saya baca ketika ada waktu senggang, saat saya sedang penat atau bosan membuka Aplikasi Corel Draw, Photoshop dan semacamnya. :)

jalan jalan

Malang Flower Carnival

11:07:00 AM

Malang, 27 April 2014
Halo Malang, apakabar kalian hari ini? Malang begitu dingin di pagi hari, entah mungkin ini karena musim kemarau akan datang sehingga membuat temperatur menunjukkan derajat yang lebih rendah dari biasanya.
Hari Minggu ini sangat cerah, dan ternyata ada MFC atau kepanjangan dari Malang Flower Carnival yang digelar sepanjang Jl. Ijen di Kota Malang dengan garis finish didepan Museum Brawijaya atau berseberangan dari Perpustakaan daerah kota Malang.

FYI, acara ini keren bangeetttttt.... 
Selama 2 tahun saya tinggal di Malang, baru kali ini berkesempatan melihat acara seperti ini secara langsung. he..hee...
Gambar di bawah ini memperlihatkan betapa ramainya penduduk kota Malang baik para mahasiswa-mahasiswi, kakek-nenek, ayah-bunda, adek-kakak, mas-mbak, kamu-aku *eh semua tumplek blek tumpah ruah menunggu kedatangan para peserta MFC.

Lihat, sampai banyak yang berhamburan ke tengah jalan juga. hihihi..

Photography

Fotografi : Street Shoot

1:51:00 PM

Selamat Sore, postingan kali ini akan Nita tampilkan beberapa chapture picture yang kemarin sengaja Nita ambil disepanjang perjalanan menuju rumah Yulita. Sebenarnya sedikit bingung menentukan judul postingan yang tepat, ya jadilah judulnya Street Shoot karena pengambilan fotonya sambil naik motor. hehehe.. Cekidot ^_^

ini baru sebuah banner, masih banyak sekali banner-banner disetiap sudut jalan.
bahkan tak sampai berjarak 100 meter telah berjajar rapi spanduk dan pamflet-pamflet
para caleg yang mencalonkan diri untuk dipilih tanggal 9 April nanti.
semoga beliau-beliau yang terpilih bisa menjaga amanat rakyatnya ({{}})

#handmade

How To Make : Book Mark

10:37:00 AM

Assalamu'alaikum..
Selamat pagi.. sudah lama sekali tidak update alias kudet hehe, maklum banyak sekali hal-hal yang harus diselesaikan akhir-akhir ini. untuk mengusir kepenatan, Nita akan mengajak kalian untuk membuat pembatas buku unyu-unyu (.__.)v

Sebenarnya pembatas buku bisa pakai apa saja, tapi gak ada salahnya untuk mencoba yang satu ini. aha ini ide tercipta tiba-tiba aja pas waktu nunggu jam sekolah masuk. maklum banyak ujian-ujian untuk kelas 3. So, kita yang kelas 1 dan 2 harus masuk 'agak' siang, dan untuk mengisi kekosongan itu *cieh nita membuat beberapa bookmark ini, semoga bermanfaat yah !


Oke, dimulai dari perkenalan alat dan bahan yang kita butuhkan. jengjeeng...


Like us on Facebook

Flickr Images