Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah

2:55:00 PM


Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah

Akhirnya selesai juga menuntaskan kata-demi kata dalam novel ini terbaca sudah. 
awalnya kaget pas saya mendapat pinjaman buku ini, karena 'wow' tebal banget menurut saya. Hampir serupa dengan tebalnya novel harry poter yang sudah saya selesai baca hampir 4 Tahun yang lalu "Harry Potter And The Deathly Hallows"
Butuh waktu sekitar setengah bulan untuk selesai membaca novel ini, karena kesibukan Tugas Akhir (Project Work) yang sedang On Fire di bulan April kemarin. Sehingga novel ini saya baca ketika ada waktu senggang, saat saya sedang penat atau bosan membuka Aplikasi Corel Draw, Photoshop dan semacamnya. :)

Pasti sudah banyak yang tau tentang cerita dalam novel ini. Sebuah kisah yang tersusun dari paragraf-paragraf membentuk alur yang apik, dan Kak Tere Liye memang hebat dalam meramu semuanya. Keren banget deh ^__^
ada beberapa kutipan, lebih tepatnya kata-kata yang menarik banget menurut saya. Ingin tahu? Ini dia....

"Jangan pernah menilai sesuatu sebelum kau selesai dengannya, mengenallah dengan lebih baik.. " Pesan Bapak kepada Borno.

"Cinta sejati tidak pernah memiliki ujung, tujuan, apalagi sekedar muara. Air laut akan menguap jadi hujan, turun digunung-gunung tinggi kemudian kembali lagi menjadi ribuan anak sungai dan menjadi ribuan sungai perasaan.
lantas menyatu menjadi kapuas. Kau bisa memberi tanpa sedikitpun rasa cinta, tapi kau tidak akan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi.

"Cinta sejati selalu menemukan jalan, ada saja kebetulan, nasib , takdir, atau apalah sebutannya. Tapi orang-orang yg mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas serta berbagai perangai norak lainnya.
tak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh,  Tuhan sendiri yang memberikan jalan baiknya. Sebuah Kebetulan yang menakjubkan.

"Biarlah Borno, biarlah cinta kau mengalir seperti aliran air disepanjang sungai kapuas ini, kita lihat saja apakah ia akan semakin membesar hingga hulu ataukah menguap begitu saja ditengah-tengah. Kau tahu Borno, cinta selalu saja misterius. jangan diburu-buru, atau kau akan merusak sendiri jalan ceritanya.. " Kata Pak Tua kepada Borno, bujang berhati paling lurus

You Might Also Like

0 Comment

Like us on Facebook

Flickr Images